Senin, 18 Juli 2016

"Yang sulit itu bukan berhijrahnya..."

Yang sulit itu bukan berhijrahnya tapi istiqomah dijalan-Nya. Sungguh, dalam hati ingin terus memperbaiki diri namun godaan setan dan lemahnya iman kadang membuat diri ini goyah.

Tak bisa dipungkiri bahwa iman masih naik turun layaknya mendaki, kadang ada lembah pula yang dilewati dan ingin beristirahat disana. Jauh, dan masih jauh dari kata "baik" apalagi "sholehah". Rasanya begitu masih banyak kedzaliman yang dilakukan diri, masih berbuat dosa seperti medzalimi diri sendiri, mulut masih bisa menyakiti, kaki dan tangan bisa bertingah diluar kendali.

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. Dan hanya Dia yang memberi petunjuk untuk jalan yang lurus. Ketika kita lelah beraksi bahwa sholat, ibadah, mati dan hidup hanya untuk Allah ta'ala. Sungguh diri kita ini hanya bagai butiran pasir dihadapan-Nya.

Langit tak pernah menjelaskan bahwa dirinya tinggi, lalu apa yang bisa kita sombongkan? Iman masih lemah, sering berbuat dzalim, sering menyakiti saudara sendiri. Tengok hati kita lagi, masih banyak penyakit disana.

Allah maha melihat, Malaikat terus mencatat, dan ajal terus mendekat. Letakkan akhirat dihati dan genggamlah dunia ditangan. Terus memperbaiki diri terus beramal sholeh, terus berbuat baik. Naikkan segalanya karena Allah azza wajalla.. Inshaa Allah, Allah meridhai hidup kita semua dan diberikan Surga diakhirat nanti.
Aamiin...

0 comments:

Posting Komentar