Pernah nggak lo berfikir tentang penampilan? Gue yakin semua orang memprioritaskan penampilan sebagai sesuatu yang menjadikan dirinya lebih menarik, terutama bagi perempuan. Kenapa? Karena untuk bercermin aja mereka butuh waktu lama, tujuannya, ya, untuk membuat dirinya lebih indah dipandang. Sering gue liat kejadian bahkan pernah gue rasain juga ada orang yang bilang “pantes aja makannya banyak, liat aja badannya segede itu,” mungkin tujuannya cuma buat becandaan, tapi lo tau? Kadang apa yang lo becandain itu bikin mereka kesinggung. Bukannya berlebihan, tapi ini soal menghargai manusia.
Di tulisan gue kali ini gue mau bahas body shaming, yang
mungkin sebagian dari kalian tau arti dari body shaming itu apa. Ya, body
shaming in Indonesia it is mean mempermalukan tubuh atau tindakan mencela fisik
seseorang. Body shaming itu sama sekali gak keren. Tidak peduli bercanda atau
serius isn’t good absolutely. Komen fisik biar terkesan lebih akrab hmmm
mending ke laut aja u. Ada banyak cara untuk bisa akrab tanpa harus komen fisik.
Gue baca beberapa artikel tentang masalah ini dan tiba-tiba aja gue jadi pengin
beropini tentang masalah ini, karena menurut gue ini menarik untuk dibahas,
selain untuk mencurahkan kekesalan gue juga karena menjadi salah satu korban
body shaming.
Zaman sekarang banyak banget
tutorial make-up ala-ala youtubers, aplikasi untuk diet, dan sebagainya. Gue
fikir itu semua bertujuan untuk membantu kita merawat wajah dan tubuh, dan
beberapa orang pasti ada yang serius ngikutin tutorial itu, meskipun ada banyak usaha
mereka yang tidak membuahkan hasil, dan akhirnya berhenti buat lakuin itu. Tapi
bukan berarti mereka nggak peduli sama tubuh mereka. Sebagai contoh, saat lo
dan teman-teman SMP atau SMA bikin acara reunian dan otomatis lo ketemu mereka
semua tapi tiba-tiba temen-temen lo malah bilang, “Lo gendut banget sih, kayak
emak2/om2 tau” “Lo kurus banget sih, ngga dikasih makan ya” “Lo orang apa
menara sutet sih tinggi banget nutupin pemandangan aja” “Lo pendek banget kek
minion” “Lo pesek gitu gak susah nafas ya” “Lo mancung ih boros oksigen
banget….” Dan lain sebagainya. Teruntuk makhluk-makhluk yang pernah ngomong
begitu please go to the hell!! Guys… ada sapaan lain yang lebih baik dari itu,
apa salahnya kalo bilang, “hey, apa kabar?,” “udah lama nggak ketemu, lo sibuk apa sekarang?” dan sebagainya. Kejadian itu pernah gue alamin. Jujur, gue
sendiri ngerasa risih sama ucapan itu, maksudnya becanda tapi kesannya meledek.
Tidakkah kalian tahu bahwa body
shaming itu berbahaya? Body shaming yang berlebihan bisa menjadi tindakan
bullying. Coba lo bayangin orang yang dikomenin fisiknya, ternyata dia jadi
terbeban sama kata-kata itu, dan sedang berusaha untuk merubah fisik yang
membuat dia shame.
Misal karena dikatain gendut dia
rela mati-matian buat diet cuma minum air putih demi memenuhi standar kurus
yang ditetapkan di lingkungannya, akibatnya? Dia dehidrasi, bisa pingsan, bisa
sakit lambung juga, terus harus opname di rumah sakit, ternyata nggak ada
biaya, adanya cuma uang buat bayar kuliah akhirnya tuh uang dibuat bayar rumah
sakit, akhirnya dia gak bisa bayar uang kuliah, dan dia harus berhenti dari
kuliahnya hanya karena komenan fisik dari teman-teman lucknut. Hiii ngeri kan?
Tidak peduli bagaimana ini
bermanifestasi, sering mengarah pada perbandingan dan rasa malu, dan gagasan
bahwa orang harus dinilai terutama karena fitur fisik mereka. Sebenernya kalau
kita mau positive thinking makhluk-makhluk yang suka komen fisik atau body
shaming kayak tadi mungkin mereka gak sadar sudah melakukan hal itu, mereka
hanya spontan mengomentari sesuatu yang sedang mereka lihat. Pernah tau gak
orang yang dulunya pernah mengalami body shaming akhirnya dia berusaha
mati-matian untuk merubah kekurangan dia dan dia berhasil.
“Berarti body shaming bagus dong,
bisa memotivasi seseorang untuk berpenampilan lebih baik”.
Lebih baik menurut siapa dulu? Ya
sayangnya standar “lebih baik” manusia itu berbeda-beda. Tapi, bagaimanapun
juga body shaming tetaplah sesuatu yang tidak baik, pembenaran apapun tidak
akan bisa membenarkannya. Manusia itu diberi akal dibanding makhluk lainnya, ya
tujuannya itu tadi biar kalau mau ngomong sesuatu bisa dipikir dulu tanpa
melukai orang lain. Manusia juga diciptakan dengan tubuh yang sempurna, lebih
sempurna dari makhluk hidup lainnya, kalau dia item dan gemuk bisa aja itu
turunan dari orangtuanya, mungkin aja kalian nggak tau mereka pernah nyoba
usaha buat terlihat menarik di depan orang lain.
Buat kalian yang pernah menerima komen
fisik, pelecehan fisik, dsb. berhenti mengasihani dirimu karena dirimu tidak
seperti yang mereka harapkan. Every God’s creature is unique. Kamu unik, kamu
ada dan diciptakan dengan tujuan hebat sesuai porsi masing-masing dalam
hidupmu, berdamailah dengan fisikmu, syukuri itu dan sayangi tubuhmu minum
yakult tiap hari, eh nggak deng nggak sayangi tubuhmu dengan cara merawatnya
dan mengabaikan mulut-mulut tidak bertanggung jawab yang komen fisik gak sampai
1 menit tapi dampaknya bikin kamu galau seminggu bahkan berbulan-bulan.
Bye~

0 comments:
Posting Komentar