Tidak terasa, hari ini, aku bertemu
ditanggal 18 yang kesekian kalinya. Aku tidak ingin dirayakan seperti halnya
kebanyakan orang, aku hanya ingin dido’akan agar aku bisa menjadi lebih baik.
Beribu kata terimakasih untuk Ibuku yang tidak pernah berhenti menasihati,
berdo’a, melindungiku hingga detik ini, Bapak yang menjaga juga mendo’akanku
walau terhalang jarak, mereka salah satu alasan aku untuk tetap hidup. Juga
tidak pernah terlewatkan, pada sang Maha Kuasa yang telah memberikanku izin
untuk tetap memperbaiki diri.
Yaa Rabb, izinkan aku untuk merubah
hidupku menjadi wanita yang lebih baik yang dikagumi dan dicintai oleh-Mu. Hari
ini, usiaku berkurang, masih tersisa beberapa tahun lagi untuk memperbaiki
diri. Bahkan aku tidak tahu, Engkau akan memberikan izin berapa waktu lagi
padaku, dan saat itu aku merasa tidak mempunyai apa-apa untuk aku sembahkan
jika lebih dulu menghadap-Mu.
Yaa Rabb, aku membutuhkan
pertolongan-Mu, bantu aku untuk bangkit saat aku merasa terjatuh, bantu aku
untuk berjalan tegar saat masalah menghadang. Meski tidak pernah aku minta
namun Engkau selalu membantuku dan tanpa aku sadari Engkau justru selalu ada bersamaku.
Yaa Rabb, maafkan aku, terlalu
banyak kesalahan yang aku perbuat. Aku tidak malu jika pakaian yang aku pakai
tidak sebagus mereka, aku tidak malu jika gadget yang aku pakai tidak secanggih
mereka, juga aku tidak malu jika makanan yang aku makan tidak seenak mereka. Aku
hanya malu pada orang-orang yang selalu taat pada-Mu, aku malu pada orang-orang
yang selalu bersyukur meski mereka hidup berkecukupan, aku malu pada
orang-orang yang selalu terlihat kuat dan sabar meski banyak cobaan yang
menampar mereka.
Ya Rabb, jadikanlah aku termasuk
kedalam golongan orang-orang yang Engkau cintai. Tegur aku jika aku salah,
tegur aku jika aku melakukan hal yang membuat Engkau kesal. Aku takut aku hanya
punya beberapa waktu, tapi, amalku belum terlalu banyak untuk menutupi
kesalahanku.
Yaa Rabb, izinkan hari ini aku
meminta beberapa hal. Aku ingin selalu diberikan kesehatan, aku ingin selalu
merasa bahagia dengan apa yang aku rasakan, aku ingin selalu diberikan rasa
syukur dengan apa yang aku dapat, aku ingin melihat kedua orangtuaku menangis
bangga karena melihatku berhasil, aku ingin melihat semua orang yang membenciku
juga mendo’akan tentang kebaikanku. Aku rakus, terlalu banyak harapan dan do’a
yang aku minta. Sedangkan aku masih sering melalaikan tugas-Mu. Astagfirullah..
Dan, untuk semua yang telah
mendo’akan untuk kebaikanku, do’a yang sama juga untuk kalian. Untuk kamu,
kalian, dan semua orang. Terimakasih banyak. Semoga aku selalu menjadi teman
dan sahabat kalian sampai akhir hayat nanti.
ps: ngepostnya telat, hehe harusnya kemarin, tanggal 18 Februari.
0 comments:
Posting Komentar